Halo Marketer!
Siap untuk belajar tentang iklan?
![]() |
| Tujuh Penyebab Promosi Anda Tidak Efektif - bagian 2 |
Setelah Anda membaca penyebab pertama, kita akan bahas penyebab kedua yang paling sering terjadi :
2. Visual Iklan Yang Kurang Menarik.
Ketika Anda beriklan, yang ada kemungkinan iklan Anda hanya dilihat sekilas. Entah itu beriklan di luar ruangan seperti billboard, banner, dan spanduk, atau di media massa seperti koran, majalah, internet, atau bahkan brosur yang Anda bagikan.
Bandingkan kedua iklan di bawah ini :
![]() |
| Iklan menu Ramly Burger yang ada di Malaysia saat pertama kali dibuat, bandingkan dengan poster Burger King |
Mana yang lebih menarik perhatian Anda?
Iklan di sebelah kiri adalah iklan menu Ramly Burger yang ada di Malaysia saat awal-awal buka.
Sekarang mereka mulai berbenah dan belajar dari kesalahan. Lihat versi barunya :
![]() |
| Jauh lebih baik dan menarik |
Dalam dunia marketing / periklanan, visual yang menarik disebut Eye Catching. Karena dapat menangkap mata atau perhatian kita :)
Selain visual, hal kedua adalah teks / kata2 atau di dalam dunia marketing lebih disebut Copy Writing. Masalah Copy Writing akan kita bahas di postingan berikutnya.
Oke, sekarang bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas visual supaya orang2 tertarik untuk melihat?
TIPS :
1. Gunakan kombinasi warna yang kontras dan mencolok.
![]() |
| Kiri : kombinasi warna yang buruk dan tanggung (argghh) vs Kanan : kombinasi warna yang matang dan menarik |
Memang, dalam membuat iklan, warna harus menyesuaikan dengan nuansa tema iklan Anda, atau pesan yang ingin Anda sampaikan lewat iklan. Beberapa marketer harus terikat dengan ketentuan2 ini. Tapi bukan berarti warna tidak bisa dibuat menarik sehingga menghasilkan visual yang eye catching.
Di sinilah tugas desainer grafis atau Creative Agency, yaitu merancang visual dengan warna2 yang kuat dan eye catching.
2. Kalau brand / citra produk Anda sudah established atau dikenal orang, gunakan warna brand identity Anda.
![]() |
| Salah satu klien kami dengan konsisten menggunakan warna brand produknya, yaitu hitam dan emas. |
Brand yang sudah established akan lebih mudah menarik perhatian orang daripada brand yang masih baru. Anda tinggal "menajamkan" warna brand identity Anda melalui iklan2 dan promosi2.
Tapi jika belum, saatnya membangun brand melalui iklan2 Anda. Ambil waktu, buat riset dan diskusikan warna apa yang menjadi identitas brand Anda. Ada baiknya jika Anda melibatkan Creative Agency untuk membantu Anda mengambil keputusan yang tepat. Ada pengaruh psikologi dalam memilih warna yang tepat sesuai jenis produk Anda. Kita akan bahas ini di postingan yang lain.
Langkah berikutnya adalah menciptakan panduan brand identity : mulai dari logo dan warna, lalu lanjut ke kemasan, panduan iklan di berbagai media dan ukuran. Setelah Anda mempunyai panduan ini, kembali ke nomor satu dan gunakan secara konsisten sampai brand produk menjadi established.
3. Gunakan gambar berkualitas tinggi.
![]() |
| Jangan mengambil gambar sembarangan dari Google Images. Hati-hati dengan hak paten! |
Kalau Anda punya bujet besar, sewa fotografer profesional untuk menghasilkan foto terbaik bagi Anda. Entah itu foto produk, model, atau gambar lainnya.
Tapi kalau Anda ingin berhemat, Anda bisa membeli stok foto (microstock photography) yang dijual murah di internet. Satu gambar berukuran besar dan berkualitas tinggi seharga 200 ribu - 400 ribu.
Contoh stok foto yang biasa kami kunjungi :
- Fotolia
- BigStockPhoto
- Shutterstock
- iStockphoto
Bekerjasamalah dengan desainer grafis Anda untuk mendapatkan gambar yang terbaik.
4. Buat headline yang singkat, berukuran besar, dan menjadi point penting yang mengulik rasa penasaran orang.
![]() |
| Level Expert : setiap iklan Matahari Dept Store menerapkan headline yang besarnya ekstrim, menarik perhatian orang dari pertama kali masuk mall. |
Pada saat menyusun kata2 yang akan dimasukkan ke iklan Anda, coba review lagi dan tanyakan hal ini : teks mana di dalam iklan ini yang paling menarik bagi pembacanya? Boleh saja memasukkan banyak informasi, tapi pastikan hanya kata-kata yang terpenting yang mendapat porsi besar. Tujuannya adalah untuk membangkitkan rasa penasaran orang. Penjelasannya dibuat dengan ukuran kecil saja.
Jika Anda sedang melakukan promo gratis minuman setiap pembelian tertentu, cantumkan kata 'GRATIS' secara besar dan mencolok.
Kalau Anda sedang melakukan promo diskon 50%, pakai kata '50%' dalam porsi yang besar.
Anda akan mendapatkan perhatian lebih daripada headline berukuran kecil.
5. Gunakan satu atau dua objek gambar, yang berukuran lebih besar daripada lainnya.
![]() |
| Satu atau dua objek yang punya porsi besar dibandingkan objek lainnya. We do what we |
Dan perhatikan backgroundnya, jangan sampai merebut perhatian dari objek utama.
Satu atau dua objek yang mempunyai porsi besar dalam gambar akan sangat menarik perhatian orang yang melihat. Tapi sebaliknya, objek yang berukuran kecil atau background yang terlalu semarak akan membuat objek menjadi "tenggelam" dan kehilangan fokus.
6. Kombinasikan 5 hal di atas menjadi satu iklan yang eye catching!
Atau mau lebih praktis dan terjamin kualitasnya? Sewalah jasa desainer grafis profesional atau Creative Agency dengan reputasi yang baik. Kita akan bahas bagaimana cara berhubungan dengan Cerative Agency untuk mendapatkan hasil terbaik, termurah, dan tercepat dalam postingan lain.
---------
Semoga harimu penuh dengan visual yang eye catching :)
Salam,
Prayoga Petra
"We help you building a strong brand"
SOLVER Creative Agency
CV. Solverindo Trinitas
prayogapetra@gmail.com









0 comments:
Post a Comment